Hahahhaaa...
Itu Judul serem banget ya?..
Gw masi lajang, umur 22.. udah kepikiran anak aja.. -.-
Anak sama siapa -_______________-
wkwkwkkw..
Tapi gapapa deuh .. :D Ini puisi untuk anakku nantiiiii.. :* :* :*
Untuk Fakih calon anakku..
Ibu sekarang masih sendiri,
Ibu sedang mencari calon suami yang tepat untuk kujadikan ayahmu..
Untuk dijadikan imam bagi hidup kita kelak..
Masa kecil ibu sungguh pahit,
Keluaga ibu bercerai..
Ibu tidak pernah menyalahkan kakek nenekmu..
Semua ibu terima..
Karena ini bukan kehendak mereka,
Tapi kehendak Allah..
Ibu memang merasa tidak nyaman menjalaninya..
Tapi ibu juga tahu, pasti kakek nenek mu pun merasakan yang sama..
Jika telah menemukan seseorang untuk imam kita kelak,
Ibu berjanji tak akan membiarkanmu merasakann kepahitan yang sama..
Cukup ibu saja.. :)
Ibu sedang mencari calon ayahmu yang penyabar, baik, shaleh, rajin mengaji dan agamanya kuat..
Karena agamanya yang akan menguatkan kita..
Membuat kita nyaman karenanya.. :)
Calon ayahmu tidak boleh seorang yang galak dan pemarah..
Karena ibu tidak suka dibentak,
Ibu juga tak mau kamu dibentak..
Calon ayahmu harus penuh cinta..
Karena ibu senang dimanja.. Hihihi..
Ibu juga ingin kamu nyaman dipelukanya.. :)
Fakih,
Entah berapa tahun lagi kau akan hadir dalam kehidupan ibu..
Ibu sangat menunggu saat-saat itu..
Saat menjagamu dalam perut ibu..
Hihihi.. mungkin geli ya rasanya.. :)
Fakih,
Ibu yakin kau akan datang disaat yang tepat..
Saat Allah telah mengizinkan telapak kaki ibu menjadi bagian syurgamu..
Jadilah anak yang shaleh ya nak..
Jadilah anak ibu yang penyabar..
Ibu hanya ingin kamu suatu hari nanti tahu,
Ibu telah menyayangimu bahkan sebelum kau hadir dikehidupan ibu.. :)
No comments:
Post a Comment